Monday, July 20, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

SANG LEGENDA TIBA! Bima Sakti Resmi Nahkodai Persela Lamongan, Misi “Back to Glory” ke Kasta Tertinggi Dimulai! Kejutan Akhir Tahun Paling Estetik!

RONGGOHADI, LAMONGAN—Stadion Surajaya bergetar! Bukan karena gempa, melainkan karena pengumuman yang sudah dinanti-nanti ribuan LA Mania dan Curva Boys. Tepat pada Selasa (30/12/2025), Persela Lamongan resmi memperkenalkan “General” baru mereka: Bima Sakti.

Mantan arsitek Tim Nasional Indonesia ini resmi menjabat sebagai pelatih kepala untuk menatap putaran kedua Championship. Penunjukan Bima Sakti bukan sekadar pengisian kursi kosong, melainkan simbol ambisi besar Persela untuk kembali ke habitat aslinya: Liga 1!

 Alasan Emosional: “Saya Mengidolakan Persela Sejak Dulu”

Ada yang menarik dari pengakuan perdana Bima Sakti. Meski banyak tawaran menggiurkan setelah ia sukses mengawal Timnas di SEA Games, hatinya tertambat pada Persela. Baginya, Lamongan punya magis tersendiri.

 “Saya mengidolakan Persela dari dulu. Banyak pemain hebat yang lahir dan besar di sini, seperti Marcio Souza, Fabiano Beltrame, hingga Gustavo Lopez. Jadi, saat Pak Bupati (Yuhronur Efendi) menghubungi, saya tidak perlu berpikir dua kali,” ungkap Bima Sakti dengan penuh semangat.

 Full Power: Bima Sakti Pegang Kendali Mutlak!

Satu hal yang membuat para suporter optimis adalah kesepakatan “tangan besi” dalam hal teknis. Bima Sakti diberikan wewenang penuh oleh manajemen untuk merombak dan memilih pemain sesuai dengan skema permainannya.

  • Lisensi: Pro-AFC (Kasta tertinggi kepelatihan).
  • Wewenang: Kendali penuh urusan teknis dan bursa transfer pemain.
  • Visi: Permainan modern, disiplin tinggi, dan mentalitas juara.

Ia juga berpesan kepada media dan suporter agar terus menyebarkan energi positif. “Berita positif adalah bahan bakar motivasi pemain. Tapi jangan khawatir, saya bukan pelatih yang anti-kritik,” tegas pelatih berusia 49 tahun tersebut.

 Transformasi Persela: Menuju Industri Sepak Bola Modern

Di sisi lain, Penasihat Persela, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa kehadiran Bima Sakti adalah bagian dari grand design Persela masa depan. Persela tidak lagi hanya sekadar klub sepak bola, tapi sedang bertransformasi menjadi sebuah industri profesional.

 “Target kita tidak pernah berubah. Persela harus segera kembali ke kasta tertinggi! Kita sedang membangun fondasi agar tim ini mandiri dan berkelanjutan,” tandas Yuhronur. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles