RONGGOHAD, LAMONGAN — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, kawasan wisata religi Makam Sunan Drajat mulai dibanjiri ribuan peziarah dari berbagai penjuru negeri. Menanggapi lonjakan mobilitas ini, Satlantas Polres Lamongan bergerak cepat melakukan “benteng pertahanan” di jalan raya melalui kegiatan Ramp Check (pemeriksaan kelayakan kendaraan), Rabu (4/2/2026).
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung pada 2–15 Februari. Tujuannya satu: memastikan bus yang mengangkut rombongan peziarah tidak menjadi “mesin maut” akibat kelalaian teknis.
Bedah Teknis: Apa Saja yang Diperiksa Polisi?
Tak hanya menyasar bus pariwisata di Paciran, petugas juga menyisir Terminal Lamongan. Fokusnya bukan cuma surat-surat, tapi mendalam hingga ke “organ dalam” kendaraan.
Daftar Checklist Ramp Check Satlantas Lamongan:
| Komponen Teknis | Hal yang Diperhatikan | Status Kelayakan |
| Sistem Pengereman | Pakem, tidak ada kebocoran angin/minyak | Wajib Prima |
| Kondisi Ban | Kedalaman alur (tidak gundul) | Wajib Prima |
| Lampu-Lampu | Lampu utama, sein, dan lampu rem menyala | Wajib Nyala |
| Wiper & Klakson | Berfungsi normal (antisipasi hujan) | Wajib Fungsi |
| Administrasi | STNK, KIR, dan SIM Pengemudi | Wajib Lengkap |
Pesan Menyentuh untuk Para Sopir: “Nyawa Penumpang Ada di Tangan Anda”
Kanit Turjawali Satlantas Polres Lamongan, Ipda Kukuh Suprastyoko, menekankan bahwa kondisi kendaraan yang prima harus dibarengi dengan kondisi sopir yang segar. Di tengah jadwal ziarah yang padat, godaan untuk memaksakan diri saat mengantuk sangatlah besar.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau para sopir agar jangan memaksakan diri berkendara jika lelah. Ingat, ada puluhan nyawa di belakang Anda yang sedang menuju niat suci berziarah,” ujar Ipda Kukuh dengan penuh ketegasan.
Hasil Pemeriksaan: Bus Lamongan “Glowing” & Layak Jalan!
Kabar baiknya, dari serangkaian sidak yang dilakukan bersama Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, tidak ditemukan bus yang “nakal” atau tidak layak operasi. Seluruh kendaraan dinyatakan dalam kondisi prima dan siap melayani para tamu Allah yang ingin berziarah sebelum memasuki bulan puasa.
Langkah jempolan dari Polres Lamongan ini juga mengajak masyarakat untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri”. Jangan ragu untuk menegur sopir yang ugal-ugalan atau segera laporkan kondisi bus yang mencurigakan melalui layanan Kepolisian 110. (rm)



