Wednesday, August 19, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

BOS LOGISTIK DESA! Bupati Lamongan Guyur 50 Truk Fuso Buat KDKMP Lamongan: Produk UMKM & Hasil Tani Siap “Jajah” Pasar Nasional!

RONGGOHADI, LAMONGAN — Lupakan sejenak soal kemacetan atau urusan birokrasi yang membosankan. Di bawah komando Bupati Yuhronur Efendi, Lamongan baru saja melakukan manuver “Gajah” untuk urusan ekonomi kerakyatan.

Senin kemarin (16/3), aspal Lamongan bergetar bukan karena gempa, melainkan deretan 50 unit truk Mitsubishi Fuso baru yang resmi diserahterimakan. Ini bukan proyek pajangan, melainkan amunisi tahap pertama bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memutus rantai logistik yang selama ini mencekik kantong petani dan pelaku UMKM.

 Misi KDKMP: Dari Desa, Oleh Desa, Untuk Indonesia

KDKMP bukan koperasi “kaleng-kaleng”. Ini adalah mesin ekonomi inklusif yang menggabungkan sektor pertanian, UMKM, dan jasa logistik dalam satu manajemen. Dengan adanya 50 truk roda enam ini, Bupati ingin desa-desa di Lamongan punya “taring” sendiri dalam mendistribusikan hasil buminya.

Kenapa 50 Truk Ini Jadi “Game Changer”?

AspekManfaat Nyata Bagi Warga
Ongkos KirimMemangkas biaya logistik hingga titik terendah karena armada milik sendiri.
Harga ProdukStabilitas harga terjaga; petani tidak lagi dipermainkan tengkulak nakal.
Jangkauan UMKMProduk kerajinan dan olahan Lamongan bisa langsung dikirim ke luar kota/pulau.
KemandirianMengurangi ketergantungan pada jasa ekspedisi pihak ketiga yang seringkali mahal.

 Sinergi Loreng: TNI Kawal Ketahanan Ekonomi

Menariknya, aksi “borong” truk ini juga dikawal ketat oleh Kodim 0812 Lamongan. Dandim Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa personelnya siap mendampingi di lapangan agar aset negara ini tidak disalahgunakan.

 “Ketahanan pangan dan ekonomi itu mulainya dari desa. Kami tidak hanya menonton, kami siap mendampingi agar fasilitas mewah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil,” tegas Letkol Deni dengan penuh semangat.

Bupati nampaknya paham betul bahwa masalah utama UMKM kita bukan pada produksi, tapi pada distribusi. Dengan memberikan motor roda tiga (sebelumnya) dan sekarang truk roda enam, Pemkab Lamongan sedang membangun jalur “jalan tol” ekonomi tanpa hambatan bagi warga desa.

Jika tahap pertama ini sukses, bayangkan berapa ribu ton gabah dan produk UMKM yang bisa terangkut dengan efisien setiap bulannya. Ini adalah langkah berani yang membuat Lamongan selangkah lebih maju dalam urusan kemandirian ekonomi desa di Jawa Timur. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles