RONGGOHADI, LAMONGAN — Siapa bilang perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H cuma bisa diisi dengan pengajian di dalam gedung? Warga Lamongan dan sekitarnya membuktikan bahwa syiar Islam bisa dilakukan dengan cara yang lebih “segar”, menyehatkan, dan pastinya seru abis!
Selasa pagi (16/06/2026), ribuan pesepeda dari berbagai daerah tumpah ruah di jalur menuju kawasan wisata alam Gunung Pegat. Event bertajuk “Gowes Muharram” yang dihelat oleh PCNU Babat ini sukses besar, mengubah suasana pagi menjadi lautan jersey dan senyum kebersamaan.
Dihubungi Dadakan, Peserta Membludak: Pesona Gus Maksum Memang Juara!
Yang bikin acara ini makin spesial adalah kehadiran langsung Wasekjen PBNU, Gus Maksum Faqih. Tokoh muda yang kharismatik ini tak segan membaur dengan ribuan goweser, mengayuh pedal menyusuri rute menantang di perbukitan kapur yang eksotis.
Bahkan bagi Gus Maksum sendiri, antusiasme warga benar-benar di luar ekspektasi. Bayangkan, persiapan acara ini ternyata kurang dari satu minggu, tapi partisipan yang hadir justru membludak sejak matahari baru saja menanjak!
“Persiapannya kurang dari satu minggu. Tapi, melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa sejak pagi tadi, ini benar-benar kebanggaan bagi kita semua. Inilah wujud nyata syiar Islam yang menggembirakan!” ujar Gus Maksum di tengah riuhnya suasana garis finish.
Panen Doorprize: Dari Paket Umrah Hingga Sego Gunung yang “Nagih”
Panitia benar-benar tahu cara memanjakan peserta. Rute yang indah dengan panorama Bukit Kapur Pegat saja sudah bonus, ditambah lagi sederet hadiah doorprize yang bikin peserta enggan beranjak.
Puncaknya? Paket Umrah Gratis yang diperebutkan ribuan peserta sukses bikin suasana finish jadi makin deg-degan sekaligus haru. Sebagai penutup yang sempurna, para peserta dijamu dengan hidangan khas “Sego Gunung” secara gratis. Makan bareng di alam terbuka setelah gowes panjang? Sungguh perpaduan yang nikmatnya paripurna!
Analisis Penulis: Evolusi Syiar Islam di Era Modern
Kegiatan gowes ini adalah sinyal positif bahwa dakwah tidak harus kaku. PCNU Babat berhasil memadukan tiga elemen penting: Kesehatan (Olahraga), Silaturahmi (Kebersamaan), dan Keimanan (Syiar Muharram).
Gus Maksum dengan visi mudanya ingin memastikan bahwa semangat Tahun Baru Hijriah tidak tenggelam oleh zaman. Mengubah “syiar” menjadi “olahraga rekreasi” adalah strategi jitu untuk merangkul generasi milenial dan Gen Z agar tetap mencintai tradisi Islam dengan cara yang kekinian. Insyaallah, jika agenda ini rutin digelar, Gunung Pegat bisa menjadi ikon sport-tourism religius yang ikonik di Lamongan. (rm)



