RONGGOHADI, LAMONGAN – Desa bukan lagi sekadar menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi pusat perubahan. Itulah semangat yang dibawa Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang akan digelar di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Selama satu bulan penuh, mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026, ratusan personel TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat akan bergotong royong membangun desa, bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan perekonomian warga.
Mengusung konsep pembangunan terpadu, TMMD Ke-129 Lamongan diproyeksikan menjadi salah satu program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Bangun Desa dari Jalan Hingga Pemberdayaan Warga
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf. Deni Suryo Anggo Digdo, menjelaskan bahwa TMMD tahun ini akan melibatkan 301 personel TNI yang didukung 52 unsur masyarakat.
Menurutnya, seluruh kekuatan tersebut akan difokuskan untuk menyelesaikan berbagai program pembangunan yang telah disiapkan.
“Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya usai rapat koordinasi persiapan TMMD di Lamongan.
Tidak hanya membangun infrastruktur, TMMD juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
22 Proyek Fisik dan 26 Program Pemberdayaan
Dalam pelaksanaannya, TMMD Ke-129 akan mengerjakan 22 sasaran fisik, mulai dari pembangunan infrastruktur desa, pelaksanaan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), sasaran tambahan, hingga target over prestasi.
Namun yang menarik, pembangunan fisik bukan menjadi satu-satunya fokus.
Sebanyak 26 kegiatan nonfisik juga telah disiapkan berupa penyuluhan, edukasi, pelayanan masyarakat, hingga berbagai pelatihan yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas warga.
Menurut Letkol Deni, pembangunan desa akan jauh lebih bermakna apabila masyarakat juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan sosial setelah program selesai.
“TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Desa Tlemang Disiapkan Menjadi Desa yang Lebih Mandiri
Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD melalui kolaborasi lintas sektor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, menegaskan keberhasilan TMMD bergantung pada kekompakan seluruh elemen, mulai dari TNI, perangkat daerah, pemerintah desa hingga masyarakat.
“Seluruh instansi dan elemen masyarakat diharapkan berperan aktif agar pelaksanaan TMMD berjalan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tlemang,” katanya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang tidak berhenti saat program berakhir, tetapi terus berkembang menjadi fondasi kemajuan desa.
Bukan Hanya Bangun Jalan, UMKM hingga Budidaya Lele Ikut Didorong
Dalam rapat koordinasi persiapan TMMD, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan turut mengusulkan sejumlah program pemberdayaan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Beberapa program yang akan dilaksanakan di antaranya:
- Khitanan massal bagi masyarakat.
- Pelatihan UMKM pembuatan tempe.
- Budidaya ikan lele sebagai sumber ekonomi baru.
- Edukasi dan penyuluhan bagi masyarakat.
Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Gotong Royong Tetap Menjadi Kekuatan Utama
TMMD selama ini dikenal bukan hanya karena hasil pembangunan yang terlihat secara fisik, tetapi juga karena mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Di Desa Tlemang, semangat tersebut kembali dihidupkan melalui kerja bersama antara TNI dan warga.
Ketika alat berat membangun infrastruktur, masyarakat juga diajak membangun semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemandirian ekonomi.
Karena sejatinya, desa yang maju bukan hanya ditandai dengan jalan yang mulus atau bangunan yang kokoh, tetapi juga masyarakat yang berdaya, produktif, dan mampu berkembang secara mandiri.
Dengan dimulainya TMMD Ke-129, Desa Tlemang kini bersiap menapaki babak baru sebagai desa yang lebih maju, lebih kuat, dan lebih sejahtera. (rm)



