RONGGOHADI, LAMONGAN – Harapan masyarakat untuk segera menikmati akses yang lebih aman dan nyaman di Jembatan Kesambi, Kecamatan Pucuk, Lamongan semakin dekat menjadi kenyataan. Setelah menyelesaikan pemasangan balok beton utama atau girder, proyek penggantian jembatan yang berada di jalur nasional Babat–Lamongan kini memasuki tahapan paling menentukan, yakni pengecoran lantai jembatan.
Perkembangan ini menjadi sinyal positif bahwa salah satu proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Lamongan terus berjalan sesuai target dan memasuki fase konstruksi yang semakin matang.
Pengawas Lapangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) PPK 4.5 Provinsi Jawa Timur, Arvian Zanuardi, memastikan seluruh proses pemasangan girder di sisi utara jembatan telah rampung.
“Saat ini pemasangan girder sudah selesai, tinggal melakukan pengecoran,” ujarnya.
Struktur Utama Rampung, Proyek Bersiap Naik ke Tahap Berikutnya
Saat ini, aktivitas pekerja difokuskan pada pemasangan tulangan besi sebagai persiapan sebelum proses pengecoran dilakukan.
Apabila seluruh pembesian selesai sesuai jadwal, pengecoran lantai jembatan diperkirakan dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Kemungkinan dalam minggu ini akan dilakukan pengecoran jembatan setelah pemasangan tulangan selesai,” jelas Arvian.
Tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan paling penting karena akan menentukan kekuatan struktur utama yang nantinya menjadi jalur kendaraan.
Setelah Dicor, Proyek Dilanjutkan Pembangunan Oprit
Usai pengecoran selesai, pekerjaan belum berhenti. Beton harus terlebih dahulu memasuki masa perawatan hingga mencapai umur teknis yang dipersyaratkan agar memiliki kekuatan maksimal.
Setelah itu, pembangunan akan berlanjut ke tahap pembuatan oprit atau jalan pendekat, sekaligus penyelesaian berbagai pekerjaan akhir (finishing).
Rangkaian pekerjaan tersebut menjadi penentu sebelum jembatan dapat difungsikan sebagai jalur lalu lintas.
Jalur Nasional Babat–Lamongan Akan Kembali Lancar
Jika seluruh tahapan selesai sesuai rencana, arus kendaraan nantinya akan dialihkan ke jembatan sisi utara yang baru dibangun.
Setelah itu, pekerjaan konstruksi akan dilanjutkan ke sisi selatan dengan metode yang sama.
“Setelah sisi utara selesai dan dibuka, pengerjaan akan bergeser ke sisi sebelah selatan,” tambah Arvian.
Strategi pembangunan bertahap ini dilakukan agar konektivitas di jalur nasional tetap terjaga selama proses penggantian jembatan berlangsung.
Proyek Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Berdasarkan kontrak kerja yang telah ditetapkan, proyek penggantian Jembatan Kesambi dijadwalkan selesai hingga akhir tahun 2026.
Keberadaan jembatan baru ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi di wilayah Lamongan bagian utara dan kawasan sekitarnya.
Sebagai salah satu penghubung penting di jalur nasional, Jembatan Kesambi memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran transportasi antara Lamongan, Babat, hingga daerah-daerah lain di Jawa Timur. Karena itu, percepatan pembangunan proyek ini menjadi kabar yang dinanti banyak warga.
Dengan masuknya proyek ke tahap pengecoran, pembangunan kini memasuki babak yang semakin menentukan. Jika seluruh proses berjalan sesuai jadwal, masyarakat tinggal menunggu waktu hingga jembatan baru ini benar-benar siap digunakan dan menjadi wajah baru infrastruktur Lamongan yang lebih modern dan andal. (rm)



