Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Hari Pertama MATAMUDA di MI As-Syafi’iyah Keben Berlangsung Meriah, Tanamkan Karakter dan Adaptasi Siswa Baru

Ronggohadi, Lamongan – MI As-Syafi’iyah Keben, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, resmi mengawali kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) pada Rabu (15/7/2026). Berbeda dengan sekolah umum yang menggunakan istilah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di lingkungan madrasah kegiatan ini dikenal sebagai Matamuda.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Fadil, Kepala MI As-Syafi’iyah Keben sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Matamuda, saat berbincang melalui sambungan telepon bersama Radio Ronggohadi Lamongan.

Muhammad Fadil menjelaskan, pelaksanaan Matamuda di MI As-Syafi’iyah Keben berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti seluruh siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6 sebagai bentuk penyambutan peserta didik baru.

“Di hari pertama kami melaksanakan upacara pembukaan Matamuda yang diikuti seluruh siswa. Kegiatan ini menjadi awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah dan beradaptasi dengan teman-teman serta guru,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan Matamuda, peserta didik akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang menyenangkan sekaligus edukatif. Hari kedua diisi dengan kegiatan Outdoor berupa pengenalan lingkungan sekitar madrasah. Sementara pada hari terakhir, siswa akan diajak mengikuti kegiatan luar sekolah di kawasan Mentren Paciran, Lamongan dengan berbagai permainan edukatif dan kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan.

Menurut Fadil, tantangan terbesar pada hari pertama biasanya adalah proses adaptasi siswa baru yang harus mulai belajar mandiri tanpa selalu didampingi orang tua. Karena itu, para guru berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman agar anak-anak cepat menyesuaikan diri.

“Guru harus menjadi sahabat sekaligus teman bagi anak-anak. Kami mengajak mereka bermain, belajar bersama, sehingga mereka merasa senang dan tidak canggung berada di lingkungan baru,” katanya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena pada pelaksanaan hari pertama seluruh peserta didik tampak antusias. Tidak ada siswa yang menangis ataupun merasa takut. Bahkan suasana semakin meriah dengan pelepasan 35 balon sebagai simbol dimulainya Matamuda, yang membuat anak-anak terlihat gembira dan bersemangat.

Selain mengenalkan lingkungan madrasah, Matamuda juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Salah satu materi yang diberikan adalah mengenalkan identitas madrasah kepada siswa baru, disertai penguatan nilai-nilai keagamaan serta moderasi beragama sesuai dengan program Kementerian Agama.

Untuk mempercepat proses adaptasi, pihak madrasah menerapkan pembelajaran yang bersifat kolaboratif melalui berbagai permainan dan aktivitas kelompok. Dengan cara tersebut diharapkan siswa dapat saling mengenal dan membangun rasa percaya diri.

MI As-Syafi’iyah Keben juga memiliki jargon penyemangat, yaitu “Satu Hati, Satu Tekad, Juara”, yang terus ditanamkan kepada seluruh warga madrasah.

Muhammad Fadil berharap seluruh peserta didik baru merasa nyaman belajar di madrasah yang menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak serta bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).

“Kami ingin anak-anak merasa senang datang ke sekolah, belajar dengan nyaman, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter tanpa adanya tekanan maupun perundungan,” tuturnya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk menjalin kerja sama yang baik dengan pihak sekolah. Menurutnya, pendidikan anak akan berjalan optimal apabila terdapat komunikasi dan kepercayaan antara guru dengan orang tua.

“Kami berharap orang tua memberikan kepercayaan kepada guru dalam mendidik putra-putrinya, mendampingi anak dengan penuh semangat, tetapi tidak memberikan tekanan yang berlebihan. Biarkan anak berkembang sesuai usia dan kemampuannya,” pesannya.

Di akhir perbincangan, Muhammad Fadil mengingatkan para siswa agar selalu patuh kepada orang tua, menghormati guru, serta menjaga sikap baik kepada teman dan lingkungan sekitar. Ia berharap Matamuda menjadi langkah awal yang menyenangkan bagi peserta didik dalam memulai perjalanan pendidikan di MI As-Syafi’iyah Keben. (zay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles