Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Dari Akademi ke Tim Senior! Dua Putra Asli Lamongan Resmi Naik Kelas, Persela Kirim Sinyal Masa Depan Cerah

RONGGOHADI, LAMONGAN – Persela Lamongan kembali menegaskan komitmennya membangun kekuatan dari akar rumput. Menjelang bergulirnya Championship 2026/2027, Laskar Joko Tingkir resmi mempromosikan dua talenta asli Lamongan dari Akademi Persela ke skuad senior. Keduanya adalah Fajar Az-zahir (19) asal Desa Gondang, Kecamatan Sugio, dan Muhammad Shobrian Widyansyah (20) asal Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi.

Keputusan ini bukan sekadar menambah amunisi tim, tetapi menjadi bukti bahwa jalur pembinaan usia muda di Persela mulai menunjukkan hasil nyata. Di tengah persaingan kompetisi yang semakin ketat, dua pemain lokal akhirnya mendapat panggung untuk membuktikan diri bersama tim kebanggaan masyarakat Lamongan.

Perjalanan Panjang Berbuah Kontrak Profesional

Kesempatan emas tersebut tidak datang begitu saja. Fajar dan Shobrian telah melewati proses pembinaan panjang sejak bergabung di Akademi Persela hingga tampil konsisten bersama tim Elite Pro Academy (EPA) Championship 2025/2026.

Performa impresif keduanya membuat manajemen memberikan kesempatan mengikuti trial bersama skuad senior sejak 27 Juli 2026, bersama empat pemain akademi lainnya. Mereka diproyeksikan mengisi kuota pemain regulasi U-21 yang menjadi salah satu syarat dalam Championship musim ini.

Setelah menjalani serangkaian latihan intensif dan internal game, pelatih kepala Persela Bima Sakti akhirnya memberikan lampu hijau. Keduanya resmi dikontrak sebagai pemain profesional dan menjadi bagian dari skuad utama musim 2026/2027.

Bima Sakti: Mereka Naik Sesuai Tahapan

Pelatih Persela, Bima Sakti, menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan proses evaluasi yang matang, bukan sekadar melihat performa dalam beberapa hari latihan.

Menurutnya, perkembangan kedua pemain telah dipantau sejak masih menimba ilmu di Akademi Persela hingga tampil di Elite Pro Academy.

“Saya melihat dua pemain ini perjalanan kariernya memang sesuai tahapan. Mereka berkembang mulai dari Akademi Persela, kemudian di EPA. Kami juga melakukan analisa terhadap penampilan mereka di EPA dan berkomunikasi dengan pelatih akademi. Dari situ terlihat performa mereka memang baik,” ujar Bima Sakti.

Ia menambahkan, selama masa trial, Fajar dan Shobrian mampu menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level profesional.

“Setelah beberapa hari berlatih bersama kami, termasuk saat internal game, mereka menunjukkan potensi yang sangat besar untuk berkembang,” katanya.

Mental Jadi Nilai Plus Dua Talenta Lamongan

Bukan hanya kemampuan teknis yang membuat Bima Sakti yakin memberikan kesempatan kepada dua pemain muda tersebut.

Mantan kapten Timnas Indonesia itu justru menilai kekuatan utama Fajar dan Shobrian terletak pada mental bertanding mereka.

Menurutnya, keduanya mampu beradaptasi dengan cepat bersama pemain senior maupun pemain asing yang memperkuat Persela musim ini.

“Yang paling utama adalah mental. Mental kedua pemain ini sudah bagus. Mereka bisa berkolaborasi dengan pemain-pemain senior di Persela, bahkan dengan pemain asing juga bisa berbaur dan berinteraksi dengan baik,” jelasnya.

Meski demikian, ia menilai aspek teknis masih harus terus diasah agar keduanya semakin siap menghadapi kerasnya persaingan di Championship 2026/2027.

Jangan Cepat Puas, Terus Belajar dari Senior

Bima Sakti juga memberikan pesan khusus kepada kedua pemain muda tersebut agar tetap rendah hati meski telah berhasil menembus tim utama.

Menurutnya, perjalanan mereka baru saja dimulai.

“Yang penting mereka jangan puas diri, jangan tinggi hati. Tetap disiplin, tetap konsisten menjaga kebugaran, dan terus belajar karena ini kesempatan yang sangat baik buat mereka,” tegasnya.

Ia juga meminta Fajar dan Shobrian memanfaatkan pengalaman para pemain senior, terutama putra daerah Lamongan seperti Dendi Sulistyawan, Hendro ‘Boski’, hingga Affani Ubaidillah, sebagai tempat belajar untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Ini kesempatan untuk membanggakan Kota Lamongan. Apalagi mereka anak-anak asli Lamongan, saya yakin mereka punya loyalitas yang kuat untuk Persela,” pungkas Bima.

Bukti Akademi Persela Mulai Berbuah

Promosi dua pemain lokal ini menjadi sinyal positif bahwa sistem pembinaan usia muda Persela mulai berjalan sesuai harapan.

Selama beberapa musim terakhir, Akademi Persela terus menjadi wadah pembinaan pemain muda yang dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan tim utama di masa depan.

Dengan hadirnya Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah di skuad senior, harapan publik Lamongan terhadap regenerasi pemain lokal kembali menguat. Kehadiran mereka diharapkan bukan hanya menambah kedalaman skuad Laskar Joko Tingkir, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda Lamongan lainnya untuk terus bermimpi mengenakan jersey biru kebanggaan.

Championship 2026/2027 pun akan menjadi panggung pertama bagi dua putra daerah ini untuk membuktikan bahwa kerja keras di akademi benar-benar bisa mengantarkan mimpi menuju level profesional.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles