RONGGOHADI, LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di ruas Jalan Raya Gresik–Lamongan. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah menghantam bagian belakang sebuah truk Colt Diesel yang diduga tengah bersiap melakukan putar balik di wilayah Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Rabu (5/8/2026).
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian warga sekitar sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melakukan manuver di jalan raya, terutama di jalur nasional yang memiliki arus kendaraan padat.
Korban Tewas di Lokasi Usai Motor Menghantam Belakang Truk
Korban diketahui berinisial YAF (31), warga Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda bernomor polisi S-4395-JD.
Sementara kendaraan yang terlibat merupakan truk Colt Diesel bernomor polisi L-8363-UY yang dikemudikan L (42), warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Benturan keras membuat bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan parah. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Diduga Terjadi Saat Truk Akan Putar Balik
Berdasarkan hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Lamongan, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk berhenti di lajur kiri dan diduga hendak melakukan manuver putar balik.
Pada waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah yang sama tepat di belakang truk.
Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, korban diduga tidak memiliki ruang maupun waktu yang cukup untuk menghindari benturan sehingga motor menghantam bagian belakang truk dengan keras.
Polisi Langsung Lakukan Olah TKP
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan personel Satlantas segera bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta menghubungi pihak keluarga.
“Petugas langsung menuju lokasi melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, membantu evakuasi korban ke rumah sakit, serta menghubungi pihak keluarga,” ujar Ipda Hamzaid.
Penyebab Pasti Masih Didalami
Dari hasil olah TKP sementara, penyidik menduga kecelakaan terjadi ketika truk melakukan manuver putar balik sebelum benar-benar memastikan kondisi lalu lintas aman.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi secara utuh.
Seluruh barang bukti kendaraan juga telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polisi Ingatkan Pengendara Lebih Waspada
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Polres Lamongan mengimbau pengemudi kendaraan besar maupun pengendara sepeda motor untuk lebih berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum melakukan manuver seperti berbelok ataupun putar balik.
Keselamatan di jalan raya, menurut kepolisian, hanya dapat tercipta apabila seluruh pengguna jalan sama-sama mematuhi aturan lalu lintas dan mengedepankan kewaspadaan.(rm)



