LAMONGAN, RONGGOHADI – Kehadiran Presiden Persis Solo, Kaesang Pangarep, di Stadion Surajaya Lamongan belum mampu membawa keberuntungan bagi Laskar Sambernyawa.
Persis Solo justru mengawali perjalanan di Championship 2026/2027 dengan kekalahan. Bertandang ke markas Persela Lamongan, Minggu (13/9/2026), Persis harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0.
Di hadapan ribuan pendukungnya, Persela tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Laskar Joko Tingkir mampu bermain efektif dan memanfaatkan celah yang muncul di lini pertahanan Persis.
Hambali Buka Keunggulan Persela
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim silih berganti membangun serangan, tetapi Persela lebih dulu menemukan momentum.
Pada menit ke-35, Muhammad Hambali memecah kebuntuan. Tendangan kerasnya membentur tiang gawang sebelah kiri Persis Solo sebelum bola memantul dan masuk ke dalam gawang.
Gol tersebut membuat permainan Persela semakin hidup. Sebaliknya, Persis terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan menemukan ritmenya.
Petaka kembali menghampiri tim tamu menjelang turun minum. Tepat pada menit ke-45, Riski Boski menggandakan keunggulan Persela.
Menerima umpan pendek dari Juninho, Riski mampu menuntaskan peluang dengan baik. Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Persis Bangkit, Persela Tetap Disiplin
Memasuki babak kedua, Persis mencoba meningkatkan tekanan. Tim besutan Ricky Nelson mulai lebih agresif membangun serangan dan menciptakan sejumlah peluang.
Namun, Persela tampil disiplin. Lini belakang Laskar Joko Tingkir mampu meredam berbagai upaya Persis untuk memperkecil ketertinggalan.
Persela bahkan hampir menambah gol pada menit ke-61. Caique Souza melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke arah gawang.
Namun, mistar gawang menjadi penyelamat Persis. Bola hanya membentur mistar dan gagal mengubah skor.
Persis terus mencari gol balasan, tetapi persoalan penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang belum berbuah. Sementara Persela masih beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Hingga wasit meniup peluit panjang setelah tambahan waktu empat menit, keunggulan 2-0 Persela tetap bertahan.
Bima Sakti: Jangan Cepat Puas
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, bersyukur timnya mampu memenuhi target tiga poin pada pertandingan perdana.
Menurut Bima, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain. Ia juga memberikan apresiasi kepada kapten Dendi yang dinilai mampu mengoordinasikan rekan-rekannya di lapangan.
“Alhamdulillah sesuai target tiga poin. Ini pertandingan pertama dan memang sangat sulit. Saya juga berterima kasih kepada kapten Dendi yang bisa mengkoordinir pemain. Semuanya bisa tampil lepas dan tampil menggila,” ujar Bima Sakti, Minggu (13/9/2026).
Meski mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan, Bima mengingatkan para pemain agar tidak terlena.
“Ini awal, tapi jadi motivasi ke depan karena pertandingan demi pertandingan akan lebih berat lagi. Oleh sebab itu saya sampaikan kepada pemain, jangan berpuas diri,” tegasnya.
Bima juga mengapresiasi dukungan LA Mania dan Curva Boys yang memenuhi Stadion Surajaya.
“Fans Persela hari ini patut kita syukuri dan patut kita banggakan, tapi jangan berlebihan. Kita fokus ke pertandingan berikutnya melawan Persiba,” terangnya.
Ricky Nelson Minta Maaf kepada Suporter
Di kubu Persis Solo, pelatih Ricky Nelson meminta maaf kepada para suporter yang datang langsung dari Solo ke Lamongan.
Menurut Ricky, dukungan suporter Persis di Stadion Surajaya sangat luar biasa. Namun, timnya belum mampu membalas dukungan tersebut dengan hasil positif.
“Kami meminta maaf. Poin hari ini yang menjadi target kita tidak tercapai kepada fans dan para suporter yang dari Solo datang away ke Lamongan. Support-nya sudah sangat luar biasa, tapi kita belum bisa memberikan tiga poin untuk teman-teman,” ujar Ricky.
Ricky mengakui Persis melakukan sejumlah kesalahan pada babak pertama. Salah satunya adalah terlalu memberikan ruang kepada pemain Persela di lini tengah.
“Khususnya di babak pertama yang perlu sangat-sangat diperbaiki. Kita terlalu membiarkan lawan bermain di tengah dan dia bisa punya space,” jelasnya.
Kemenangan 2-0 ini menjadi awal sempurna bagi Persela Lamongan di Championship 2026/2027. Sementara Persis Solo harus pulang tanpa poin, meski mendapat dukungan langsung dari para suporternya dan disaksikan Presiden Klub Kaesang Pangarep dari Stadion Surajaya.
Persela selanjutnya akan menghadapi Persiba, sementara Persis harus segera berbenah agar kesalahan pada laga perdana tidak kembali terulang. (rm)



