Tuesday, September 15, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Tahun Kedua Digelar, Lamongan Night Carnival Sedot Animo Ribuan Warga

LAMONGAN, RONGGOHADI – Jalanan Lamongan berubah menjadi panggung pertunjukan pada Sabtu (12/9/2026) malam. Gemerlap kostum, atraksi seni, dan parade budaya mengiringi langkah 67 peserta dalam gelaran Lamongan Night Carnival (LNC) 2026.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, LNC kembali berhasil menarik animo besar masyarakat. Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Lamongan hingga sejumlah titik di sepanjang rute karnaval.

Sejak sore, warga dari berbagai wilayah mulai berdatangan. Mereka rela menunggu hingga malam demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan parade yang menjadi salah satu pertunjukan budaya dan kreativitas masyarakat Lamongan tersebut.

Antusiasme semakin terasa ketika peserta mulai melintas. Satu per satu peserta tampil dengan kostum beragam, memadukan warna, bentuk, seni, dan unsur budaya dalam sebuah pertunjukan yang berlangsung di ruang terbuka.

67 Peserta Unjuk Kreativitas

Lamongan Night Carnival 2026 diikuti 67 peserta yang terbagi dalam tiga kategori.

Sebanyak 8 peserta berasal dari lembaga pendidikan, kemudian 27 peserta individu, serta 32 peserta dari kategori grup atau kelompok.

Keragaman peserta membuat parade tampil dengan karakter yang berbeda-beda. Kreativitas tidak hanya ditampilkan melalui busana, tetapi juga lewat atraksi seni dan berbagai konsep yang dibawa masing-masing peserta.

Bagi masyarakat, LNC menjadi hiburan malam sekaligus ruang untuk melihat langsung kreativitas putra-putri Lamongan.

Ajang tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Namun, kemeriahannya tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan.

LNC menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk mengemas seni, budaya, cerita daerah, hingga potensi alam Lamongan menjadi sebuah pertunjukan yang bisa dinikmati bersama.

Budaya Lamongan Dikemas dalam Parade

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan LNC 2026.

Menurutnya, besarnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang menggabungkan kreativitas dan kebudayaan mendapat sambutan positif dari warga.

“Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi pada acara ini, terima kasih kepada semuanya jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat Lamongan. Mari kita nikmati, kita meriahkan bersama,” kata Yuhronur.

Ia menyebut LNC menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai kekayaan daerah melalui cara yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat.

“Banyak sekali yang akan ditampilkan, berbagai budaya khas Lamongan dan berbagai cerita juga kekayaan alam serta seni kreativitas daerah yang berusaha kita munculkan pada malam hari ini,” ujarnya.

Bukan Sekadar Karnaval

Kehadiran ribuan warga membuat Lamongan Night Carnival tahun kedua bukan sekadar parade kostum.

Di sepanjang rute, masyarakat menjadi penonton sekaligus bagian dari atmosfer pertunjukan. Sementara bagi peserta, jalanan kota menjadi ruang untuk menunjukkan gagasan, karya, dan identitas budaya mereka.

Dari seni hingga busana karnaval, berbagai kreativitas lokal mendapat ruang untuk tampil di hadapan publik.

Antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan bahwa LNC berpotensi menjadi agenda yang semakin kuat dalam kalender seni dan budaya Lamongan. Bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai panggung bagi kreativitas masyarakat untuk terus tumbuh dan mendapat apresiasi. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles