Thursday, October 29, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Cegah Tawuran hingga Perundungan, Polres Lamongan Kerahkan Polisi Jogo Sekolah

RONGGOHADI, LAMONGAN – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman tak cukup hanya mengandalkan aturan dan sanksi. Perlu keterlibatan banyak pihak, mulai dari kepolisian, guru, orang tua, hingga para pelajar sendiri. Semangat inilah yang diusung Polres Lamongan melalui pembentukan Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah.

Komitmen tersebut ditandai dengan Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman Mapolres Lamongan, Kamis (29/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi kenakalan remaja sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., hadir bersama jajaran Pejabat Utama Polres Lamongan. Apel tersebut juga melibatkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Dr. Shodikin, M.Pd., perwakilan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), Kanitbinmas, Bhabinkamtibmas, petugas Polisi Jogo Sekolah, serta perwakilan ketua OSIS dari berbagai sekolah di Lamongan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa persoalan keamanan pelajar membutuhkan penanganan bersama. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, membangun karakter, dan mengembangkan potensi tanpa dihantui ancaman kekerasan maupun perundungan.

Polisi Jogo Sekolah, kedepankan pencegahan

Melalui program ini, Polres Lamongan mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi, pembinaan, serta kolaborasi dengan pihak sekolah dan masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan bahwa Polisi Jogo Sekolah merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan sekaligus menciptakan rasa aman bagi pelajar.

“Melalui Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah, kami mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi, pembinaan, dan kolaborasi dengan pihak sekolah serta seluruh elemen masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak dapat belajar dengan aman, nyaman, dan fokus meraih cita-cita. Pencegahan kenakalan remaja bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif guru, orang tua, dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Pendekatan tersebut menempatkan komunikasi dan pembinaan sebagai bagian penting dalam mencegah perilaku negatif di kalangan pelajar. Dengan keterlibatan pihak sekolah dan keluarga, persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Ikrar Pelajar Lamongan jadi pengingat tanggung jawab

Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah juga ditandai dengan pemasangan ban lengan secara simbolis kepada perwakilan petugas yang ditugaskan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Pelajar Lamongan yang diikuti seluruh peserta apel.

Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk membangun karakter pelajar yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab. Para pelajar juga diajak menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Di tengah tantangan pergaulan remaja, pesan tersebut menjadi penting. Pencegahan tawuran, perundungan, dan berbagai bentuk kenakalan pelajar membutuhkan kesadaran bahwa keamanan sekolah merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata urusan petugas keamanan.

Orang tua dan guru ikut menentukan keberhasilan program

Polres Lamongan mengimbau para pelajar agar menaati tata tertib sekolah serta menghindari perundungan, perkelahian, tawuran, dan perilaku negatif lainnya.

Sementara itu, orang tua dan tenaga pendidik diharapkan meningkatkan pengawasan, membangun komunikasi yang terbuka, serta memberikan pendampingan kepada anak-anak. Perhatian terhadap perubahan perilaku dan pergaulan pelajar juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Keberhasilan Polisi Jogo Sekolah pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan apel atau penugasan personel, tetapi juga oleh konsistensi pembinaan dan kerja sama seluruh pihak dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Dengan semangat “Ayo Jogo Omah, Polisi Bersama Masyarakat, dan Salam Polisi”, Polres Lamongan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Harapannya, sekolah di Lamongan tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga ruang yang menumbuhkan kedisiplinan, kepedulian, dan rasa saling menghormati di kalangan generasi muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles