Thursday, June 11, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Fakta Baru Kasus Keracunan SMAN 2 Lamongan: Bukan dari Menu MBG!

RONGGOHADI, LAMONGAN – Teka-teki penyebab keracunan belasan siswa SMAN 2 Lamongan akhirnya mulai terang benderang. Hasil uji laboratorium resmi dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya memastikan bahwa gejala mual, muntah, dan pusing yang dialami siswa bukan berasal dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SPPG Jetis Lamongan, Ainun Nadifah Fajrin, menegaskan seluruh sampel yang diperiksa, mulai dari nasi putih, telur rebus, ayam suwir, cakue, soto, hingga muntahan siswa, dinyatakan negatif dari unsur pencemar berbahaya.

“Tidak ada keterkaitan dengan menu MBG hari itu. Semua sampel hasilnya aman,” tegas Ainun, Jumat (19/9/2025).

Belasan Siswa Sempat Dirawat

Sebelumnya, belasan siswi SMAN 2 Lamongan dikabarkan mengalami gejala keracunan setelah jam pelajaran usai pada Rabu (17/9/2025). Mereka sempat dilarikan ke RSI Nashrul Ummah Lamongan, sebagian menjalani rawat jalan, sementara beberapa lainnya harus dirawat inap. Kini, kondisi seluruh siswa disebut sudah berangsur membaik dan sebagian besar sudah kembali ke rumah.

Bupati Lamongan Minta Evaluasi Menyeluruh

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang sempat menjenguk para siswa, meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi laboratorium. Meski terbukti aman, pemerintah daerah menegaskan akan tetap melakukan evaluasi program MBG, baik dari sisi komposisi menu maupun kualitas distribusi makanan.

“Program MBG ini niatnya baik, yaitu untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Tapi evaluasi tetap harus ada agar kasus serupa tidak menimbulkan keresahan,” kata Pak Yes.

Pentingnya Edukasi dan Pengawasan

Kasus keracunan siswa Lamongan ini menjadi alarm pentingnya pengawasan ketat pada setiap program publik, termasuk makanan sekolah. Apalagi, program MBG Lamongan melibatkan ribuan siswa setiap hari. Perhatian pada sanitasi, distribusi makanan, dan pola hidup bersih sehat (PHBS) harus terus digencarkan.

Dengan hasil laboratorium ini, masyarakat bisa sedikit lega karena menu MBG Lamongan terbukti aman. Namun, misteri penyebab pasti gejala keracunan masih terus ditelusuri oleh pihak terkait. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles