RONGGOHADI, LAMONGAN—Stadion Batakan, markas kebanggaan Persiba Balikpapan, malam tadi (12/10) menjadi saksi bisu dari sebuah “pembantaian” nan elegan yang dipertontonkan oleh Laskar Joko Tingkir, Persela Lamongan. Tak tanggung-tanggung, tim tamu pulang membawa tiga poin sempurna dengan kemenangan telak 0-3. Ini bukan sekadar kemenangan, ini adalah deklarasi kembalinya Persela sebagai tim yang patut diperhitungkan!
Euforia terbesar malam itu tertuju pada satu nama: Jhon Mena. Penyerang anyar asal Kolombia ini langsung menyajikan debut yang tak hanya manis, tapi juga mematikan.
Menit Krusial, Magis Jhon Mena Beraksi!
Sejak peluit babak pertama ditiup, terlihat jelas mentalitas tanding para punggawa Persela berada di level tertinggi. Mereka tampil menekan, seolah tak peduli bermain di kandang lawan yang dijuluki Beruang Madu.
Dan di menit ke-11, seluruh mata tertuju pada aksi si ‘Dewa Gol’ baru! Menerima umpan matang nan memanjakan dari Adam Malik, Jhon Mena dengan dingin dan akurat sukses merobek jala gawang Persiba. GOOOLL! Gol pembuka ini bukan hanya memecah kebuntuan, tapi juga memompa kepercayaan diri tim ke langit! Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Pesta Gol di Babak Kedua, Mental Baja Kunci Utama!
Memasuki paruh kedua, Persela tak mengendurkan serangan. Justru mereka memanfaatkan kecepatan melalui skema serangan balik cepat.
Puncaknya di menit ke-57. Tembakan keras Jhon Mena memang sempat ditepis, namun bola muntah tersebut langsung disambut oleh Esteban Vizcarra yang dengan cerdik menggandakan keunggulan menjadi 0-2! Mena tak hanya mencetak gol, ia juga menjadi arsitek tak langsung dari gol kedua ini.
Pesta kemenangan kemudian ditutup oleh gol cantik dari Jonathan Bustos di menit ke-87. Gol ini lahir dari kesalahan fatal yang dilakukan kiper Persiba, Havidz Fauzan Muzaki. Momen ini sekaligus menjadi penutup manis, mengunci skor akhir 0-3.
Pelatih Karateker Persela, Ragil Sudirman, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, kemenangan ini hasil dari kerja keras anak-anak. Kuncinya? Mental! Mental anak-anak luar biasa percaya diri, mereka fight dari awal sampai akhir,” ungkap Ragil, memberikan pujian tertinggi pada semangat juang pasukannya.
Kemenangan ini terasa sangat krusial, apalagi setelah Persela sempat takluk di kandang sendiri dari Persipura. Tiga poin tandang ini membuktikan Laskar Joko Tingkir telah menemukan kembali ritme dan roh permainannya. Persela kini mengumpulkan total 7 poin dari lima pertandingan (dua menang, satu imbang, dua kalah).
RESPECT! Terima kasih yang tak terhingga juga disampaikan Ragil kepada para suporter setia, Curva Boys & LA Mania, yang entah mendukung langsung di Balikpapan atau mendoakan dari Lamongan. Kemenangan ini adalah milik kita semua. (rm)



