Thursday, June 11, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

EVOLUSI HIJAU LAMONGAN: Dari Cukai Rokok, Lahir Mesin Panen Raksasa Pemotong Biaya Produksi!

RONGGOHADI, LAMONGAN—Kabar gembira datang dari ladang-ladang Lamongan! Pemerintah Kabupaten Lamongan kini benar-benar serius menggarap sektor pertanian, mengubah petani tradisional menjadi petani modern yang efisien dan makmur. Alokasi dana APBD dan tak terduga—Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT)—disulap menjadi mesin-mesin canggih yang siap merevolusi cara panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan, Mugito, mengonfirmasi ‘suntikan’ energi baru ini. Bantuan alat pertanian ini bukan lagi sekadar janji, tapi bukti nyata komitmen Lamongan sebagai lumbung pangan nasional.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya agar proses produksi pertanian menjadi lebih efisien dan berbiaya ringan,” tegas Mugito, Senin (20/10/2025).

Sugio Pecah Telur: Satu Kombi Raksasa untuk Petani Padi!

Pusat perhatian kali ini tertuju pada Kelompok Tani Desa Pangkatrejo, Kecamatan Sugio. Mereka beruntung menjadi penerima satu unit mesin panen raksasa, Combine Harvester (Kombi), yang didanai murni dari APBD Kabupaten Lamongan.

Mesin ini adalah jawaban atas masalah klasik petani Lamongan: antrean panjang alat panen. Anggota DPRD Lamongan, Srinoto, yang turut menyaksikan penyerahan, mengakui penderitaan petani selama ini.

“Sebelumnya, banyak keluhan karena saat panen tidak kebagian kombi, akhirnya padi roboh menunggu giliran,” ungkap Srinoto.

Dengan mesin kombi, proses panen yang tadinya memakan waktu berhari-hari dan biaya mahal, kini bisa selesai dalam hitungan jam. Hasilnya? Panen lebih cepat, biaya operasional turun drastis, dan pendapatan petani melesat naik!

Keajaiban DBHCT: Cukai Rokok Membantu Petani Tembakau

Tak hanya petani padi, petani tembakau Lamongan juga ikut panen berkah. Sebanyak 23 unit alat pertanian disalurkan khusus untuk petani tembakau, dan ini didanai dari DBHCT. Ya, dana yang bersumber dari cukai rokok ini diputar balik untuk menyejahterakan para penanam tembakau, sebuah skema sinergi yang cerdas!

Mugito menekankan, “Semua bantuan berbasis kelompok tani, bukan perorangan. Kami pastikan alat-alat tersebut dimanfaatkan bersama untuk kepentingan kelompok.” Ini adalah upaya agar manfaat bantuan ini merata dan dirasakan seluruh anggota kelompok.

Harapan Merata: Kombi untuk Seluruh Lamongan!

Melihat efektivitas bantuan ini, Srinoto dari Fraksi Gerindra langsung mendorong agar program ini diperluas. Kecamatan-kecamatan potensial seperti Kedungpring, Pucuk, dan Babat sudah menanti giliran.

“Wilayah Kabupaten Lamongan mayoritas pertanian, jadi kebutuhan utama adalah alat panen seperti kombi ini. Harapannya, setelah di Sugio, nanti bisa merata ke seluruh Dapil lainnya,” pungkasnya optimis.

Lamongan kini menatap masa depan sebagai Lumbung Pangan yang tidak hanya subur, tetapi juga modern. Revolusi pertanian telah dimulai, didukung oleh mesin canggih dan komitmen pemerintah daerah. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles