RONGGOHADI, LAMONGAN – Sunyinya dini hari di jalur poros nasional Lamongan pecah seketika. Pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 04.10 WIB, sebuah truk tangki menciptakan “drama” kemacetan yang luar biasa tepat di depan Mapolsek Turi.
Hanya karena satu tarikan kantuk yang tak tertahankan, sebuah truk tangki bernopol W 85xx EA kehilangan kendali, menabrak median jalan, menghantam tiang listrik, hingga akhirnya terguling dan melintang gagah menutupi badan jalan. Kejadian ini memaksa arus lalu lintas dari arah Babat maupun Lamongan berhenti total bak parkiran massal.
Kronologi: Adu Banteng yang Tak Terelakkan
Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi, truk tangki tersebut awalnya melaju tenang dari arah barat (Babat) menuju timur (Lamongan). Namun, setibanya di TKP, sang sopir diduga kehilangan konsentrasi akibat kelelahan luar biasa.
“Diduga pengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke kanan, menabrak median jalan dan tiang listrik, lalu menghantam dump truk bernopol B 94xx TYY yang berada di jalur yang sama,” ungkap Iptu Debbhi.
Efek benturan keras tersebut membuat dump truk tersebut tak berkutik. Meski tidak ada korban jiwa, pengemudi mengalami luka-luka dan kedua kendaraan raksasa tersebut mengalami kerusakan parah yang memaksa jalanan “libur” sejenak dari aktivitas.
Data Fakta Kecelakaan Turi Lamongan
| Detail Kejadian | Informasi Terkini |
| Waktu Kejadian | Kamis, 8 Januari 2026 (04.10 WIB) |
| Lokasi Tepat | Depan Mapolsek Turi, Jalan Raya Babat-Lamongan |
| Kendaraan Terlibat | Truk Tangki (W 85xx EA) vs Dump Truk (B 94xx TYY) |
| Penyebab Utama | Sopir Mengantuk (Human Error) |
| Dampak Lalu Lintas | Lumpuh Total Dua Arah (Selama Proses Evakuasi) |
| Korban | Luka Ringan (Pengemudi) |
Himbauan Tegas: Jangan Paksa Nyali Saat Mata Sudah “5 Watt”!
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama personel Polsek Turi langsung berjibaku di lokasi untuk mengevakuasi “bangkai” kendaraan agar jalur strategis ini bisa kembali dilalui.
Iptu Debbhi memberikan peringatan keras, terutama bagi para pengemudi kendaraan besar yang melintas di jam-jam rawan (02.00 – 05.00 WIB).
“Kami mengimbau pengemudi agar tidak memaksakan diri jika mengantuk. Segera istirahat di tempat aman. Ingat, ada keluarga yang menunggu di rumah, jangan biarkan kantuk sekejap menghancurkan segalanya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas mulai berangsur normal setelah proses evakuasi yang dramatis dilakukan oleh tim gabungan. (rm)



