RONGGOHADI, LAMONGAN – Kegiatan Pondok Ramadhan yang diikuti siswa kelas 6 MI Ma’arif NU Sunan Drajat digelar pada Selasa, 10/3. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan yang diikuti para siswa menjelang kelulusan.
Wakil Kepala MI Ma’arif NU Sunan Drajat, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa Pondok Ramadhan diisi dengan berbagai materi keagamaan, sosial, serta pembekalan bagi siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Pada kegiatan Pondok Ramadhan kelas 6 ini terdapat banyak materi yang disampaikan kepada siswa. Salah satunya adalah amaliyah-amaliyah di bulan Ramadhan seperti salat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga salat tarawih bersama,” ujarnya.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan materi yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat. Materi tersebut meliputi pemahaman tentang pelaksanaan salat ghoib, salat gerhana, serta berbagai kegiatan keagamaan yang sering dilakukan di lingkungan masyarakat.
Tak hanya pembelajaran keagamaan, kegiatan Pondok Ramadhan juga diisi dengan kegiatan sosial. Para siswa diajak untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama melalui santunan anak yatim yang bersumber dari infak para siswa di kelas.
Selain santunan, kegiatan berbagi takjil juga menjadi bagian dari program Ramadan di madrasah tersebut. Kegiatan ini tidak hanya diikuti siswa kelas 6, tetapi melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 yang secara bergiliran membagikan takjil kepada masyarakat di sekitar lingkungan madrasah maupun para pengguna jalan.

Menurut Zainal Arifin, kegiatan Pondok Ramadhan juga bertujuan memberikan pembekalan kepada siswa kelas 6 yang sebagian besar akan melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren.
“Sekitar 80 persen alumni MI Ma’arif NU Sunan Drajat biasanya melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren, baik di Jombang, Sidoarjo, maupun daerah lain. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini juga diberikan pembelajaran seperti mengaji Aqidatul Awam, nahwu, shorof, dan materi lain sebagai bekal mereka,” jelasnya.
Melalui kegiatan Pondok Ramadhan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kesiapan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di lingkungan pesantren.
Ketua Paguyuban jenjang kelas 6 MI Ma’arif NU Sunan Drajat, Diana Rahmawati, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan siswa kelas 6 merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di depan madrasah dengan sasaran masyarakat sekitar serta para pengguna jalan yang melintas.
“Pada hari ini kami mengadakan kegiatan berbagi takjil di depan madrasah sebagai bentuk berbagi kepada masyarakat sekitar di bulan Ramadhan, sekaligus untuk menumbuhkan rasa kepedulian siswa kepada sesama,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil memiliki manfaat besar dalam menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta empati kepada seluruh warga madrasah.
“Manfaat kegiatan ini sangat besar untuk menumbuhkan ukhuwah Islamiyah dan empati seluruh warga madrasah dalam berbagi di bulan suci Ramadhan,” tambahnya. (zay)



