Thursday, June 11, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Sah, 90 Koperasi Merah Putih Lamongan Resmi Beroperasi: Senjata Baru Bupati Lamongan & Presiden Prabowo Borong Ekonomi Desa!

RONGGOHADI, LAMONGAN — Manuver ekonomi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan dari desa langsung direspons dengan kecepatan penuh oleh Kabupaten Lamongan. Bersama dengan peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional dari Nganjuk, Lamongan sukses mencuri panggung.

Bagaimana tidak? Di bawah komando Bupati Yuhronur Efendi dan jajaran Forkopimda, Bumi Wali resmi mengoperasikan 90 gerai KDKMP sekaligus pada tahap awal ini. Langkah ini menempatkan Lamongan sebagai daerah dengan capaian pembangunan gerai koperasi merah putih tertinggi dan siap operasi nomor satu di Jawa Timur!

 Rapor Hijau Pembangunan KDKMP Lamongan: Ngebut Tanpa Rem!

Bukan sekadar seremonial di atas kertas, data dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan menunjukkan pergerakan masif di lapangan. Target besar sudah dipatok, dan sebagian besar sudah berwujud bangunan fisik yang estetik.

Progres Proyek Raksasa KDKMP Lamongan (Data Per Mei 2026):

Status Gerai KDKMPJumlah TitikCatatan & Target Lapangan
Selesai Grap 100%214 GeraiFisik bangunan tuntas total.
Sudah Beroperasi90 GeraiMulai melayani kebutuhan pangan & UMKM warga.
Dalam Proses Konstruksi102 GeraiDitargetkan rampung akhir Juli 2026.
Belum Mulai Bangun158 GeraiMenunggu antrean teknis lapangan.
Total Target Daerah474 UnitSkala penuh KDKMP di seluruh Lamongan.

 Catatan Lapangan: Masih ada sekitar 12 desa yang saat ini sedang dikebut penyelesaiannya karena terkendala pengadaan lahan untuk gerai fisik.

Buka Ribuan Lowongan Kerja Baru untuk Pemuda Desa

KDKMP ini juga menjadi mesin pencetak lapangan kerja baru bagi lokalitas Lamongan. Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, membocorkan bahwa setiap gerai yang beroperasi saat ini langsung menyerap tenaga kerja lokal dengan sistem kolaborasi profesional.

  • Formasi SDM: Saat ini tiap gerai diisi oleh 6 karyawan (dari total kebutuhan ideal 18 orang per gerai).
  • Kolaborasi Elit: 4 orang merupakan tenaga profesional dari PT Agrinas Pangan Nusantara, sementara 2 orang sisanya adalah pemuda-pemudi terbaik usulan pemerintah desa setempat.

 “Agustus depan target nasional adalah meluncurkan 30 ribu koperasi. Lamongan curi start duluan karena pertahanan ekonomi dan pangan terbaik itu ya dimulai dari kemandirian desa. Kami dari TNI bersama Forkopimda siap mengawal total agar rantai distribusi pangan yang mahal bisa dipangkas!” tegas Letkol Deni dengan penuh optimisme saat meninjau langsung live streaming peresmian di Kelurahan Sukorejo, Sabtu.

Langkah taktis Pak Bupati menggenjot 20 KDKMP sebagai mockup atau proyek percontohan di Jawa Timur membuktikan bahwa Lamongan tidak mau cuma jadi penggembira. KDKMP ini bukan koperasi simpan pinjam gaya lama yang bikin pusing, melainkan hub logistik modern.

Dengan masuknya korporasi sekelas PT Agrinas Pangan Nusantara, manajemen produk tani dan UMKM desa akan dikelola secara digital dan terkoneksi langsung ke jaringan nasional. Hasilnya? Petani Lamongan bisa menjual gabah atau jagung dengan harga layak, dan emak-emak di desa bisa mendapatkan sembako dengan harga murni tanpa permainan tengkulak pihak ketiga. Sebuah kemenangan mutlak bagi ekonomi kerakyatan. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles