Sunday, August 16, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Hari Pertama Sekolah, Bupati Lamongan Ajak Para Ayah Antar Anak: Momen Sederhana yang Bisa Mengubah Masa Depan

Ronggohadi, Lamongan – Hari pertama masuk sekolah bukan sekadar rutinitas tahunan. Di balik langkah kecil mengantar anak ke gerbang sekolah, tersimpan makna besar yang diyakini mampu membentuk karakter dan mempererat ikatan keluarga. Pesan itulah yang disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Ajakan tersebut menjadi respons atas fenomena fatherless, yakni minimnya keterlibatan sosok ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Menurut Bupati, kehadiran ayah bukan hanya soal memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menghadirkan rasa aman, dukungan, dan teladan bagi anak.

“Sekarang ada fenomena fatherless. Rata-rata baru 25 persen anak-anak yang merasakan kehadiran ayah. Karena itu diperlukan penguatan peran ayah di rumah sebagai teladan dalam pembentukan karakter anak,” ujar Bupati, Minggu (12/7/2026).

Gerakan Sederhana dengan Dampak Besar

Bupati menilai, mengantar anak ke sekolah di hari pertama merupakan tindakan sederhana yang mampu meninggalkan kesan mendalam dalam kehidupan seorang anak.

Bagi banyak anak, momen tersebut menjadi pengalaman emosional yang akan terus diingat hingga dewasa. Kehadiran ayah di samping mereka saat memasuki lingkungan sekolah baru dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkuat hubungan batin dalam keluarga.

“Gerakan mengantar anak sekolah di hari pertama ini diharapkan semakin menguatkan peran ayah di memori anak-anak kita,” katanya.

Ajakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga dimulai dari rumah melalui keterlibatan aktif kedua orang tua.

Fatherless Jadi Tantangan Baru Dunia Pendidikan

Fenomena fatherless kini menjadi perhatian banyak kalangan karena dinilai berdampak terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga mental anak.

Minimnya interaksi antara ayah dan anak dapat memengaruhi rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, hingga pembentukan karakter di masa depan.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan ingin mengajak para ayah untuk meluangkan waktu, hadir lebih dekat, dan terlibat dalam setiap fase penting kehidupan anak, dimulai dari langkah sederhana mengantar mereka ke sekolah.

Tak Hanya Pendidikan, Literasi Juga Jadi Prioritas

Selain memperkuat peran keluarga, Pemkab Lamongan terus menggenjot pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.

Keseriusan itu dibuktikan dengan memasukkan Indeks Literasi Daerah sebagai salah satu indikator dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurut Bupati, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang cerdas, adaptif, dan mampu bersaing di era global.

“Pengembangan sumber daya manusia kami masukkan dalam indeks literasi daerah di RPJMD. Ini menandakan bahwa penguatan literasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lamongan,” jelasnya.

IPM Lamongan Terus Naik Berkat Penguatan SDM

Komitmen terhadap pendidikan dan literasi mulai menunjukkan hasil positif.

Bupati mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah semakin kuatnya budaya literasi yang dibangun pemerintah bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat setiap tahun. Salah satu pendukungnya adalah penguatan literasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Melalui perpaduan antara penguatan peran keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Sebab, pendidikan terbaik bukan hanya dimulai ketika bel sekolah berbunyi, melainkan sejak seorang ayah menggenggam tangan anaknya menuju gerbang sekolah dengan penuh kasih sayang. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles