Friday, October 30, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pemuda Lamongan Diajak Jadi Pelopor Perubahan, Lima Bidang Kreativitas Jadi Fokus Pembinaan

LAMONGAN – Anak muda di Kabupaten Lamongan didorong tidak sekadar memiliki ide kreatif, tetapi juga mampu mewujudkannya menjadi karya dan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui program Pemuda Pelopor, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Lamongan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi sekaligus memperluas jejaring.

Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Lamongan, Buranti, mengatakan terdapat lima bidang yang menjadi fokus dalam program kepeloporan pemuda. Kelimanya meliputi kewirausahaan, seni budaya, ekonomi digital, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, program tersebut bertujuan mendorong munculnya anak-anak muda yang memiliki kreativitas, integritas, kepedulian sosial, serta karya atau inovasi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Pemuda pelopor harus mempunyai kreativitas, integritas, kepedulian sosial, serta mempunyai karya atau inovasi nyata yang bisa bermanfaat bagi lingkungan atau masyarakat,” ujar Buranti dalam wawancara bersama Radio Ronggohadi 97,8 FM.

Sebagai bagian dari upaya membangun jejaring antarpemuda, Disbudporapar Lamongan juga menggelar kegiatan bertajuk Wake Up Pemuda Lamongan pada Sabtu (31/10/2026) di GOR Lamongan, mulai pukul 15.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi organisasi kepemudaan dan berbagai komunitas pemuda. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat saling mengenal, bertukar gagasan, serta membangun kolaborasi untuk mengembangkan potensi masing-masing.

Buranti menjelaskan, pembinaan kepemudaan tidak hanya dilakukan melalui program Pemuda Pelopor. Sepanjang 2026, sejumlah kegiatan juga telah dilaksanakan, di antaranya lomba Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB), pelatihan kewirausahaan bagi pemuda yang mulai merintis usaha, serta sosialisasi bahaya narkoba.

Dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, Disbudporapar Lamongan juga memberikan penghargaan kepada 10 pemuda yang berhasil meraih juara pertama dan kedua dalam seleksi Pemuda Pelopor tingkat kabupaten. Para penerima penghargaan memperoleh uang pembinaan dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Namun, pembinaan tidak berhenti setelah penghargaan diberikan. Pemerintah daerah juga berupaya membantu pengembangan kapasitas, mempromosikan kegiatan atau karya para pelopor, serta memperluas jejaring dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait.

Bahkan, bagi pemuda yang membutuhkan dukungan pengembangan usaha, Disbudporapar membuka peluang koordinasi dengan pihak terkait, termasuk lembaga perbankan untuk mendapatkan informasi akses pembiayaan.

Buranti menambahkan, program Pemuda Pelopor memiliki keterkaitan dengan berbagai program pemberdayaan pemuda lainnya, termasuk program pengembangan wirausaha. Meski demikian, Pemuda Pelopor lebih menitikberatkan pada proses merintis gagasan, inovasi, hingga aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk tahun 2027, Disbudporapar Lamongan berencana kembali menyosialisasikan pendaftaran Pemuda Pelopor. Karena itu, generasi muda yang memiliki karya, inovasi, maupun kegiatan positif di lingkungannya diharapkan mulai mempersiapkan diri.

Buranti mengajak pemuda Lamongan terus mengembangkan potensi dan tidak berhenti pada gagasan semata.

“Mari terus berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki ide, tetapi juga mampu mewujudkannya menjadi aksi nyata demi kemajuan Lamongan, lingkungan, dan masyarakat,” pesannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles