Thursday, June 11, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Bocah 11 Tahun di Lamongan Tantrum Hancurkan Rumah, Damkar Turun Tangan Redakan Emosi

RONGGOHADI, LAMONGAN – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Tanjung, Kabupaten Lamongan pada Senin malam (11/8/2025). Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan yang biasanya berjibaku melawan api, kali ini dikerahkan untuk menenangkan bocah 11 tahun yang mengalami tantrum hebat hingga merusak rumah dan menganiaya ibunya sendiri.

Korwil Damkar Lamongan, Suwanto, mengungkapkan pihaknya menerima laporan darurat sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kami mendapat laporan adanya anak yang marah-marah tidak terkontrol. Saat tim tiba, kondisi rumah sudah berantakan akibat amukan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Dari penuturan sang ibu, bocah berinisial B yang masih duduk di kelas 6 SD ini kerap mengalami tekanan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Hal tersebut membuatnya enggan bersekolah dan sering mengalami tantrum berulang.

“Anak ini menangis histeris, membuang barang, merusak perabot, bahkan memukul ibunya,” jelas Suwanto.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi tidak langsung memaksa, melainkan membujuk dengan pendekatan personal. Sambil sang anak memegang ponselnya, petugas perlahan mengajaknya bicara hingga ia mau membuka diri dan bercerita.

Butuh waktu cukup lama, namun akhirnya emosi bocah ini mereda. Ia mendapat nasihat dan dukungan moral dari tim Damkar agar mau kembali bersekolah dan tidak melukai diri sendiri maupun orang lain.

“Kami menenangkan dengan cara membujuk, melakukan pendekatan, dan memberi nasihat. Alhamdulillah berhasil,” pungkas Suwanto.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan Damkar Lamongan untuk menangani persoalan psikologis anak. Perundungan, tekanan lingkungan, dan masalah emosional yang tidak tertangani sejak dini dapat memicu ledakan emosi yang membahayakan diri sendiri maupun keluarga.(rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles