RONGGOHADI, LAMONGAN – Suasana dini hari yang biasanya tenang di Kabupaten Lamongan mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi dari sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alam Bersatu Jaya (ABJ) pada Jumat (17/7/2026).
Api yang muncul sekitar pukul 03.30 WIB dengan cepat melahap bagian atap hingga sebagian besar bangunan. Beruntung, kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah si jago merah merembet ke bangunan lain di kawasan tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Warga Berjibaku Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba
Rumah yang diketahui milik Ahmad Sultoni itu pertama kali diketahui terbakar oleh warga sekitar yang melihat kobaran api sudah membesar di bagian atap bangunan.
Tanpa menunggu lama, warga langsung bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP Kabupaten Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 03.58 WIB.
Karena lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari pos pemadam, dua armada beserta tujuh personel segera diterjunkan ke lokasi.
“Kami menerima laporan pukul 03.58 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.05 WIB. Jaraknya relatif dekat sehingga petugas bisa segera melakukan penanganan,” jelas Edwyn.
Api Baru Berhasil Dipadamkan Setelah Lebih dari Satu Jam
Setibanya di lokasi, petugas langsung memusatkan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup berat karena kobaran api telah membesar saat petugas datang.
Berkat kerja sama antara petugas Damkar dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.40 WIB, atau lebih dari satu jam setelah proses pemadaman dilakukan.
Dugaan Sementara Berasal dari Korsleting Listrik
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari salah satu kamar di dalam bangunan.
Percikan api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain rumah.
“Api berkembang sangat cepat. Namun berkat kesigapan anggota di lapangan serta bantuan masyarakat, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain,” ujar Edwyn.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Empat Sepeda Motor dan Dokumen Penting Berhasil Diselamatkan
Di balik besarnya kebakaran, terdapat kabar yang cukup melegakan.
Petugas bersama warga berhasil menyelamatkan sejumlah aset penting yang berada di dalam bangunan sebelum api menghanguskannya.
Beberapa barang yang berhasil dievakuasi di antaranya:
- Empat unit sepeda motor
- Peralatan elektronik
- Perabot kantor
- Sejumlah inventaris penting lainnya
Upaya penyelamatan tersebut dinilai mampu mengurangi besarnya kerugian yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Masyarakat Diimbau Rutin Memeriksa Instalasi Listrik
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak.
Satpol PP Kabupaten Lamongan mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala demi mencegah kejadian serupa.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Langkah sederhana ini dapat mencegah musibah yang lebih besar,” pungkas Edwyn. (rm)



