RONGGOHADI, LAMONGAN – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian membara. Eskalasi konflik bersenjata antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat membuat Pemerintah Indonesia bergerak cepat. Salah satu langkah krusial adalah evakuasi WNI dari Iran, termasuk empat warga asal Kabupaten Lamongan yang kini telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air.
Empat nama yang masuk dalam daftar evakuasi itu adalah Maftukhin, Qurunia Rani Rahmah, Zaki Muhammad, dan Fatimah Zafira Hashe. Mereka tercatat sebagai warga Kabupaten Lamongan dan sebelumnya tinggal di Iran untuk keperluan pendidikan dan pekerjaan.
“Kami sudah menerima data awal yang mencantumkan empat warga Lamongan. Saat ini data masih diverifikasi,” ungkap Dianto Hari Wibowo, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lamongan, Rabu (25/6/2025).
Pemkab Lamongan segera melakukan verifikasi identitas melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memastikan status kependudukan keempat WNI tersebut. Pemkab juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur guna menyiapkan pendampingan pascaevakuasi.
“Besok kami akan cek ke Dukcapil dan berkoordinasi dengan Dinsos Jatim setelah mereka tiba. Pemkab siap memberikan pendampingan lanjutan,” jelas Dianto.
Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat Pemkab Lamongan dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan warganya di luar negeri, terutama saat berada dalam zona konflik internasional.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI telah mengevakuasi puluhan WNI dari wilayah konflik Iran, menyusul meningkatnya ketegangan militer yang mengancam keselamatan warga sipil. Langkah ini diambil menyusul peringatan keamanan tingkat tinggi terkait konflik bersenjata antara Iran, Israel, dan intervensi pasukan AS di kawasan.(rm)
sumber: antaranews.com



